RSD Madani Kota Pekanbaru menjadi tuan rumah Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Daerah Riau

RSD Madani Pekanbaru - Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Daerah Riau pada hari kamis tanggal 10 Oktober 2019, telah melakukan pertemuan untuk membahas Permenkes Nomor 30 Tahun 2019 tentang Klasifikasi dan Perizinan yang sebelumnya diatur oleh Permenkes Nomor 56 Tahun 2014, serta Permasalahan JKN-BPJS Kesehatan yang perlu diantisipasi PERSI Daerah Riau.

RSD Madani Kota Pekanbaru mendapatkan kepercayaan menjadi tuan rumah pada acara ini. Pada kegiatan ini peserta yang hadir sebanyak 50 orang dari perwakilan seluruh rumah sakit di 12 Kabupaten/Kota yang ada propinsi Riau.


Acara ini dibuka oleh dr. Mulyadi, SpBP selaku Direktur RSD Madani. Dalam sambutannya beliau sangat mendukung sekali adanya pertemuan semacam ini. Karena hal ini merupakan bentuk kontribusi dari PERSI kepada rumah sakit khususnya Daerah Riau untuk mensosialisasikan regulasi baru dan untuk mempersiapkan hal-hal yang diperlukan sesuai dengan yang diharapkan di dalam Permenkes Nomor 30 Tahun 2019 serta untuk memberikan kepastian hukum. Dalam Permenkes Nomor 30 Tahun 2019 juga memastikan mutu layanan terpenuhi, sistem rujukan berjalan baik, termasuk pelayanan Hemodialisa (HD) , critical care dan emergency. Pada acara ini juga hadir dr.Nuzelly Husnedi,MARS selaku ketua PERSI Daerah Riau. Akses, mutu layanan dan sistem rujukan merupakan bagian terpenting dari regulasi ini, serta pemerataan SDM yang ada ujar Nuzelly.


Tujuan dari pertemuan ini agar diperoleh masukan yang positif untuk penyempurnaan Permenkes Nomor 30 Tahun 2019 serta untuk memberi masukan bagi JKN-BPJS Kesehatan atas permasalahan yang terjadi. Hal ini dikarenakan di dalam regulasi ini mengatur tentang SDM dan utilitas yang harus ada, sehingga sangat diharapkan untuk mendengar masukan dari organisasi profesi yang ada.


Print