POSKO PENANGANAN KESEHATAN DAN RUMAH SINGGAH KORBAN BENCANA ASAP RSD MADANI KOTA PEKANBARU

 

RSD Madani Pekanbaru - Bencana kabut asap yang melanda Propinsi Riau yang sudah berlangsung lebih kurang sebulan ini telah memakan banyak korban. Pekanbaru yang merupakan Ibu Kota Propinsi Riau tidak luput dari kabut asap yang semakin hari kondisi asap semakin parah. Sudah banyak korban yang berjatuhan akibat kabut asap ini, baik dari kalangan anak-anak, ibu hamil, lansia bahkan orang dewasa.

 

Foto : Direktur bersama pasien

Pada kesempatan ini, RSD Madani Kota Pekanbaru ikut andil didalam mencegah lebih banyak korban yang jatuh dengan membuka Posko Pelayanan Kesehatan dan Rumah Singgah untuk warga masyarakat yang terkena dampak asap dengan memberikan layanan kesehatan dan pelayanan medis serta menyiapkan udara segar diruangan singgah.

Foto : Direktur RSD Madani Pekanbaru bersama Pegawai

 

dr. Mulyadi, Sp BP selaku Direktur RSD Madani menugaskan pegawai yang ada di manajemen dan petugas di pelayanan untuk membuka Posko Kesehatan dan Rumah Singgah sejak tanggal 17 September 2019 sampai sekarang dan saat ini masih membuka pelayanan untuk korban bencana asap tanpa dipungut biaya dan persyaratan administrasi apapun sebagai bentuk kepedulian beliau terhadap korban bencana asap ini.

Foto : Pasien korban bencana asap

 

Pada hari Ahad, tanggal 22 September 2019, Rumah Singgah RSD Madani dikunjungi oleh Bapak Syamsuar selaku Gubernur Riau, beliau didampingi oleh Bapak M.Nur selaku Setda Kota Pekanbaru, dr Mulyadi serta Camat Kecamatan Tampan Ibu Liswarti. Pada kesempatan ini Bapak Gubernur melihat kondisi langsung masyarakat yang ada dirumah singgah dan mendengar keluhan dari masyarakat. Gubernur berjanji akan memberikan bantuan kepada RSD Madani terhadap sarana dan prasarana yang menjadi kekurangan dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga nantinya bisa meningkatkan layanan kepada masyarakat.

 

Foto : Gubernur Riau mengunjungi RSD Madani Pekanbaru

 

Jumlah korban asap yang sudah tercatat di RSD Madani dari tanggal 17 September 2019 sampai tanggal 22 September 2019 sebanyak 130 Orang serta jumlah pasien yang ada di Rumah Singgah sebanyak 94 orang. Jumlah ini diprediksi akan mengalami peningkatan dengan melihat situasi seperti sekarang ini.

Foto : Pasien kabut asap 

 

Dengan keterbatasan yang ada, RSD Madani membuka donasi untuk korban bencana asap, donasi ini baru berasal dari internal, baik dari pihak manajemen maupun dari dokter spesialis, serta bagian pelayanan, dan akan dibuka donasi untuk umum. Dari donasi yang sudah didapat sudah disalurkan kepada korban bencana asap berupa oksigen, makan dan minum selama dirumah singgah. (admin)


Print